Buku : Mencapai Pernikahan BArakah
Pengarang : Mohammad Fauzil Adhim
Di dalam buku ini berisikan tulisan untuk mencapai keluarga yang sakinah…dimulai dari ketika memasuki jenjang pernikahan sampai dimana malam Zafaf tiba…malam zafaf adalah malam ketika seorang wanita pertama kali memasuki rumah suaminya setelah dia dinikahkan. Ini adalah malam ketika ia pertama kali berdekatan dengan sang suami dalam satu kamar. Intinya malam pemboyongan istri ke kamar suaminya. Kelengkapan zafaf bagi pria yaitu menggosok gigi pada malam pertama sama hal yang dikerjakan nabi Muhammad SAW kepada Aisyah.
Alangkah manisnya jika seorang suami mencium istrinya bila hendak meninggalkan rumahnya di pagi hari dan jika bertemu lagi dengan istrinya pada sore harinya, agar awet muda. Sedangkan untuk wanita hendaknya memotong kukunya terutama jemari tangan.
Yang menarik dalam buku itu adalah perintah untuk menikah dengan gadis atau perawan. Nabi bersabda, “ Hendaklah engkau menikah dengan seorang gadis agar engkau biar bisa bermain dengannya dan ia bisa bermain denganmu”. Nasehat lainnya, “ hendaklah kalian kawin dengan gadis karena ia lembut mulutnya, lengkap rahimnya, tidak berfikir untk serong dan lebih menerima keadaan. “ (HR. Ibnu Majah dan Al Baihaqi dari Uwaimir bin saidah).
Percakapan nabi dengan Jabir r.a. pada suatu peperangan.
Jabir : ya rasulullah, saya baru menikah (jadi pengantin)
Rasul : Kamu sudah menikah?
Jabir : benar
Rasul : dengan perawan atau janda??”
Jabir : dengan janda
Rasul : kenapa tidak dengan perawan sehingga engkau bisa bercanda denganna??
Karena keuntungan menikah dengan gadis adalah bisa menggoda, bercanda, dan bahkan dapat menghantarkan mencapai kenikmatan surgawi. Sehingga perasaan suami istri menjadi hidup dan terbawa dalam kehidupan sehari-hari, dan yang demikian ini merupakan sifat bidadari di surga yang dijanjikan allah swt.
yang menjadi pertanyaan bagi de...bukannya nabi muhammad menikah dengan siti khadijah yang sudah janda...siapa yang bisa jelaskan...supaya aku mengerti...???maksud dari buku itu???kenapa rasul mengatakan demikian.